Challenge to myself

Setelah pindah ke kantor baru yang lebih deket, aku merasa makin lemah dan males. Dulu, perjalanan pulang dari Thamrin aku harus menunggu Transjakarta dateng. Itu juga kalau sekali dateng bisa masuk. Terkadang delay antar bus bisa mencapai 30 menitan. Pokoknya berangkat pulang itu perjuangan!

Lain halnya dengan sekarang. Kondisi jalanan yang nanggung rute angkotnya bikin aku harus naik angkot 2 kali. Tanggung kan, jadi aku pakai ojek sekalian. Makin jarang gerak ditambah kantornya yang emang penghasil makanan membuat timbangan aku hampir jebol (yaa emang udah rusak sih sebelomnya, berat badan orang suka dimarkup gitu)

Sometimes, inget jaman SMA dulu, aku dengan nekadnya main ke rumah Vmon yang kira-kira sama jauhnya sama jarak kantor sekarang. Tidak lupa juga dengan kenekadanku yang pernah mencoba jalan kaki dari sekolah ke rumah (kurang lebih 10 km kali ya). Aku kepikir, kenapa enggak sekalian aja aku jalan kaki. Sehat, murah, menyegarkan, yah meskipun tahulah jalanan Jakarta, mana ada trotoarnya. Lumayan bisa menghemat ongkos sedikit, membuang lemak banyakan, bisa juga sok-sokan walk to work.

Aku harap, aku bisa melakukan dan menulis hasil dari challenge ini, at least dalam sebulan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s