SG Trip (Day 1)

Tanggal 3 Desember ini, aku dan teman-teman pergi ke Singapore. Sebetulnya sudah setahun lebih sejak AFAID 2013 kami merencanakannya. Tujuan utamanya adalah datang ke AFA 2014 Singapore sekalian jalan-jalan. Karna sudah merencanakan dari jauh, tidak terasa sudah D-Daynya juga ^^;

Karena overexcited, aku nggak bisa tidur. Jadilah aku tertidur sejenak di pesawat yang sempat delay selama sekitar 30 menit. Saat pesawat hampir mendarat, sempat terlihat tata kota Singapura yang rapi banget. Aku sudah hampir lupa SG kayak apa karena terakhir berkunjung ke sana sudah 19 tahun yang lalu ^___^;

Yang jelas, sempat bengong sesaat membandingkan Bandara Soetta dengan bandara Changi. Ya iyalah, Bandara Changi merupakan bandara yang disebut-sebut meraih penghargaan sebagai bandara terbaik. Selain tata letaknya yang begitu rapi, kita juga disuguhi dengan pemandangan indah taman-taman dan instalasi seni yang menarik.

Setelah melewati embarkasi, kami segera mencari peta SG untuk menuju apartemen tempat kami akan menginap. Mungkin karena terlihat mengganggu, kami sempat diusir satpam hahaha…

Kemudian dari terminal 2, kami menggunakan skytrain untuk meraih stasiun MRT di terminal 3. Kesan pertama, tempatnya agak seperti terminal Blok M gitu. Selesai membeli dan mengisi EZ Link, kami memulai perjalanan ke apartemen. Dengan kondisi Orchard Station yang begitu ramai dan strategisnya, kami nyasar ke Atria, kemudian makin nyasar ke ION Plaza. Beruntung ada orang yang mau memberikan petunjuk hingga akhirnya kami berhasil tiba di apartemen Lucky Plaza.

Sampai di apartemen dan menaruh segala barang dan makan (aku bujuk teman-teman untuk makan babi aja karena ini menu yang jarang ditemukan di Jakarta) kami pun melanjutkan perjalanan sesuai dengan itinerary kami menuju Madame Tussaud.

Perjalanan dilakukan menggunakan MRT menuju Vivo City, lalu melanjutkan dengan kereta Sentosa Express (tiketnya mahal bok). Tiket Madame Tussaud ini digabung dengan show Singapore Alive yang mengisahkan sejarah negara Singapura dari tahun 1800-an hingga menjadi kota yang modern seperti sekarang ini, dilanjutkan dengan Madame Tussaud yang berisi patung-patung lilin, salah satunya ada patung Soekarno, our founding father.

Setelah puas di Sentosa Island, kami makan dulu di Vivo City. Untuk cari aman kami mencari fastfood saja. Kesan pertama makan McD di sana, rasa kejunya lebih enak, sementara saus sambalnya lebih asam. hehehe… Kembali ke Orchard, kami pun istirahat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s